DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN MAGELANG

Area Identitas

Kode unik

23308-5

Format Nama yang diakui

DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN MAGELANG

bentuk paralel dari nama

Format nama lainnya

Tipe

  • Lembaga Kearsipan Kabupaten/Kota

Kontak Area

Tipe

Alamat

Alamat

Jl. Soekarno Hatta (Jl. Letnan Tukiyat) No. 4-A

Lokalitas

Mungkid

Regional

Jawa Tengah

Nama Negara

Indonesia

Kode Pos

56411

Telepon

0293-585178

Faks

0293-585178

URL

magelangkab.sikn.go.id

Catatan

Bergabung menjadi simpul jaringan tahun 2018

 

Domain Simpul Jaringan

Tipe

Alamat

Alamat

Lokalitas

Regional

Nama Negara

Kode Pos

Telepon

Faks

Email

Catatan

Area Deskripsi

Sejarah

Terdapat beberapa versi yang menjelaskan asal nama Magelang. Versi terpopuler mengatakan bahwa Magelang berasal dari kata tepung gelang, yang berarti "mengepung rapat seperti gelang". Nama tersebut diberikan untuk mengenang Raja Jin Sonta yang dikepung di daerah ini oleh pasukan Mataram sebelum akhirnya mati di tangan Pangeran Purbaya.
Pawai kehormatan regent Magelang (1866)

Sejarah Kabupaten Magelang tidak bisa dipisahkan dari perkembangan Kota Magelang. Pada tahun 1812, Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles mengangkat Ngabei Danuningrat sebagai bupati pertama Magelang dengan gelar Adipati Danuningrat I. Penunjukkan ini terjadi sebagai konsekuensi perjanjian antara Inggris dan Kesultanan Yogyakarta pada tanggal 1 Agustus 1812 yang menyerahkan wilayah Kedu kepada pemerintah Inggris. Sejak itu Danuningrat menjadi bupati pertama di Kabupaten Magelang dengan gelar Adipati Danuningrat I. Atas petunjuk dari gurunya dia memilih daerah antara desa Mantiasih dan desa Gelangan sebagai pusat pemerintahan. Pada tahun 1930, jabatan bupati diserahkan dari dinasti Danuningrat kepada pejabat baru yang bernama Ngabei Danukusumo. Sementara itu sebagai tindak lanjut dari Keputusan Desentralisasi (Decentralisatie Besluit) tahun 1905, Kota Magelang menjadi gemeente bersama dengan Kota Semarang, Salatiga, dan Pekalongan. Jabatan walikota baru diangkat pada tahun 1924. Meskipun demikian, kedudukan bupati masih tetap berada di kota Magelang. Akibatnya ada sejumlah pimpinan daerah di kota Magelang yaitu bupati Magelang, residen Kedu, asisten residen Magelang dan walikota Magelang.

Seiring dengan waktu, kedudukan Kabupaten Magelang diperkuat melalui UU No. 2 tahun 1948 dengan ibu kota di Kota Magelang. Pada tahun 1950 berdasarkan UU No. 13 tahun 1950 Kota Magelang berdiri sendiri dan diberi hak untuk mengatur rumah tangga sendiri, sehingga ada kebijaksanaan untuk memindah ibu kota kabupaten ke daerah lain. Ada dua alternatif ibu kota sebagai penganti Kota Magelang, yaitu Kawedanan Grabag atau Kawedanan Muntilan, namun kedua daerah ini ditolak. Pada tanggal 22 Maret 1984, kecamatan Mertoyudan bagian Selatan dan kecamatan Mungkid bagian Utara dipilih secara resmi sebagai ibu kota Kabupaten Magelang oleh gubernur Jawa Tengah dengan nama Kota Mungkid.

Konteks geografis dan budaya

Kabupaten Magelang berada di cekungan sejumlah rangkaian pegunungan. Di bagian timur (perbatasan dengan Kabupaten Boyolali) terdapat Gunung Merbabu (3.141 meter dpl) dan Gunung Merapi (2.911 m dpl). Di bagian barat (perbatasan dengan Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo) terdapat Gunung Sumbing (3.371 m dpl). Di bagian barat daya terdapat rangkaian Pegunungan Menoreh. Pada bagian tengah mengalir Kali Progo beserta anak-anak sungainya menuju selatan. Di Kabupaten Magelang juga terdapat Kali Elo yang membelah dua wilayah ini. Pertemuan kembali kedua kali tersebut terletak di desa Progowati yang konon dahulu di tempat itu lebih banyak penduduk berjenis kelamin wanita daripada pria. Budaya yang ada di Kabupaten Magelang bermacam mulai dari Kuliner, Jajanan Pasar, Kesenian sampai oleh-oleh khas Magelang.

Mandat/ Sumber kewenangan

Dispuspa berdiriberdasarkan pada Perda Nomor 19 Tahun 2016

Struktur Administrasi

Struktur Organisasi Dispuspa terdiri dari 1 Kepala Dinas, 1 Sekretariat, 2 Kepala Bidang, 4 Kepala Seksi, JFT dan JFU

Manajemen Rekod dan Kebijakan Koleksi

Perbup tentang Klasifikasi Kearsipan
Perbup tentang Pedoman Pengelolaan Arsip
Perbup tentang Jadwal Retensi Arsip

Gedung

Jl. Letnan Tukiyat Kota Mungkid

Khazanah

Arsip Tekstual, Vidio, Foto

Finding aids, panduan, dan publikasi

Dengan menggunakan Daftar Arsip

Area Akses

Jam Buka

Dibuka jam 7.30 sampai jam 14.00

Persyaratan dan Kondisi Akses

Dengan membawa identitis diri

Akses menuju lokasi

Menggunakan angkutan jalur ke Kalinegoro

Area layanan

Layanan Penelitian

Layanan Reproduksi

Area Publik

Area Kontrol

Deskripsi Identifier

Kode unik lembaga

Aturan dan/ atau konvensi yang digunakan

Status

Level tingkat kedetailan

Tanggal untuk penciptaan, revisi, dan pemusnahan

Bahasa

Naskah

Sumber

Catatan pemeliharaan

Titik Temu

Titik Akses

  • Clipboard

Kontak Utama

Jl. Soekarno Hatta (Jl. Letnan Tukiyat) No. 4-A
Mungkid, Jawa Tengah
ID 56411