Library and Archive of Bali Province

Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali

Identity area

Identifier

25100-24

Authorized form of name

Library and Archive of Bali Province

Parallel form(s) of name

Other form(s) of name

  • BAPUSIPDA Provinsi Bali

Type

  • Lembaga Kearsipan Provinsi

Contact area

 

Bapusip Provinsi Bali Primary contact

Type

Address

Street address

Jl. Teuku Umar No. 55

Locality

Denpasar

Region

Bali

Country name

Indonesia

Postal code

80114

Telephone

(0361) 234386 – 229516

Fax

(0361) 229517

Note

Description area

History

Keberadaan Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Perpustakaan Negara Provinsi Bali yang pertama kali didirikan di Singaraja pada tanggal 1 Februari 1959. Saat itu perpustakaan ini dipimpin oleh St. Kosta Soegeng sampai dengan tahun 1968. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 095/0/1979 tanggal 29 Mei 1979, mengalami perubahan nama menjadi Perpustakaan Wilayah dan ada dibawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan klasifikasi tipe B dikarenakan jumlah koleksi buku yang ada pada saat itu kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) judul.

Mengingat pentingnya peran perpustakaan sebagai tempat kegiatan non formal, juga salah satu sarana pelestarian bahan pustaka yang berfungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi kebudayaan dan lainnya, maka pada tanggal 6 Maret 1989 terbitlah Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 1989 tentang Perpustakaan Nasional. Dengan terbitnya Keppres tersebut nama Perpustakaan Wilayah diganti menjadi Perpustakaan Daerah Bali. Perpustakaan ini berkedudukan sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Pada saat proses pengalihan status ini, Perpustakaan Daerah dipimpin oleh Made Sutanaya, BA. (1968-1990).

Pada bulan Desember 1997 terbit Keppres Nomor 50 tahun 1997 tentang Perpustakaan Nasional RI yang kemudian diikuti dengan terbitnya Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 44 tahun 1998 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perpustakaan Nasional RI. Dengan terbitnya Keppres dan Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional tersebut, maka Perpustakaan Daerah Bali berubah nama lagi menjadi Perpustakaan Nasional Provinsi Bali dengan peningkatan status menjadi perpustakaan tipe A (eselonering II) karena jumlah koleksinya lebih dari 10.000 (sepuluh ribu) judul.

Dengan adanya kebijakan pindahnya kantor-kantor tingkat Provinsi dari Singaraja ke Denpasar maka perpustakaan ini juga ikut pindah ke Denpasar. Perpustakaan yang di Singaraja selanjutnya berstatus Unit Layanan. Terhitung dari tahun 1990 sampai dengan 1999 perpustakaan ini dipimpin oleh Drs. I Wayan Rateng Arimbawa. Selanjutnya sejak tahun 1999 sampai dengan tahun 2001 pimpinan perpustakaan ini dipegang oleh Drs. Elazar Mangku Barus, SH.
Terbitnya UU tentang Otonomi Daerah serta Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Bali Provinsi Bali Nomor 2 tahun 2001, tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah, menjadikan perpustakaan ini bukan lagi lembaga vertikal / pusat tapi telah lebur menjadi salah satu perangkat di daerah (Provinsi Bali). Nama lembaganya pun kemudian menyesuaikan menjadi Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Bali. Seluruh asset dan personilnya diserahkan kepada Gubernur Bali. Pada saat ini pimpinan dipegang oleh Albiner Silaen, SE. (2000-2008).
Sejak diberlakukannya PP 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, serta diterbitkannya Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Bali Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah, maka sejak 28 Juli 2008 perpustakaan ini digabung dengan Kantor Arsip Daerah. Nama lembaganyapun kemudian berubah menjadi Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali. Terhitung sejak tanggal 28 Agustus 2008 sampai sekarang lembaga ini dipimpin oleh Ni Luh Putu Praharsini, SH.

Geographical and cultural context

Mandates/Sources of authority

UU Nomor 71 Tahun 1978 tentang Pokok-Pokok Kearsipan,
UU Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam,
UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan,
UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
PP Nomor 90 Tahun 1991 tentang Pelaksanaan UU Nomor 4 Tahun 1990,
PP Nomor 24 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2007
Kepmenpan 132 Tahun 2004

Administrative structure

http://www.bapusip.baliprov.go.id/files/subdomain/bapusip/image/struktur-perpustakaan.jpg

Kepala Badan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Badan;
mengkoordinasikan penyusunan rencana dan program kerja Badan;
merumuskan kebijakan umum Badan serta menyelenggarakan administrasi berdasarkan kewenangan;
mendistribusikan tugas kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
menyediakan dukungan kerjasama antar Kabupaten/Kota;
melakukan pengendalian terhadap pelayanan umum dan perizinan;
membina bawahan dalam pencapaian program Badan;
mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pada tahun berjalan;
melaksanakan pembinaan umum dan pembinaan teknis;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah.

Sekretaris mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja kesekretariatan;
mengkoordinasikan rencana kegiatan Badan dalam menyusun program kerja;
mengkoordinasikan Kepala Sub Bagian;
menilai prestasi kerja bawahan;
membimbing dan memberi petunjuk kepada Kepala Sub Bagian dan bawahan;
melakukan koordinasi dengan para Kepala Bidang dan Kepala Sub Bagian;
melaksanakan dan mengawasi kegiatan pengelolaan urusan umum dan kepegawaian, penyusunan program, dan keuangan Badan;
merangkum laporan Sekretariat dan Bidang berkaitan dengan keuangan, kepegawaian, dan barang;
menyusun langkah penyempurnaan kegiatan;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
mengelola, memelihara dan mendistribusikan barang bergerak dan atau tidak bergerak serta menyiapkan usulan penghapusannya;
memelihara, menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan kantor serta melaksanakan kegiatan kerumahtanggaan Badan;
mengelola urusan surat menyurat ;
melaksanakan urusan kepegawaian;
menyiapkan bahan telaahan kajian dan analisis organisasi dan ketatalaksanaan Badan;
menyusun dan meneliti bahan penyusunan produk hukum serta menghimpun peraturan perundang-undangan yang berlaku;
melaksanakan tugas-tugas kehumasan dan keprotokolan;
melaksanakan sistim pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Sekretaris.

Kepala Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
mengkoordinasikan penyiapan bahan dan data rencana kerja dan anggaran Badan;
mengkoordinasikan penyusunan anggaran/pembiayaan pembangunan Badan;
melakukan monitoring pelaksanaan anggaran;
melaksanakan sistim pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Sekretaris.

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bagian;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan penatausahaan keuangan;
melaksanakan pengurusan gaji pegawai dan tunjangan lainnya;
melaksanakan pengawasan keuangan;
menyusun dan menyampaikan laporan pertanggung jawaban keuangan;
melaksanakan sistim pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Sekretaris.

Kepala Bidang Layanan dan Pelestarian Perpustakaan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Bidang;
mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub Bidang ;
mengkoordinasikan para Kepala Sub Bidang;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan layanan jasa perpustakaan dan informasi layanan kerjasama perpustakaan dan otomasi, layanan bibliografi dan literatur;
melaksanakan upaya peningkatan minat dan budaya baca melalui promosi perpustakaan, penyuluhan dan bimbingan tentang pemanfaatan dan penggunaan perpustakaan dokumentasi dan informasi;
memasyarakatkan dan meningkatkan minat baca masyarakat melalui kerjasama antar instansi/lembaga terkait;
melaksanakan silang layan perpustakaan;
melaksanakan Pelestarian Bahan Pustaka;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bidang Layanan Perpustakaan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan layanan sirkulasi, referensi/rujukan, ekstensi dan layanan multimedia;
melaksanakan konsultasi teknis layanan perpustakaan, kerjasama layanan perpustakaan, memasyarakatkan minat dan budaya baca melalui kegiatan promosi perpustakaan;
memasyarakatkan dan meningkatkan minat baca masyarakat melalui kerjasama antar instansi/lembaga terkait;
menyediakan bahan pustaka, melaksanakan penyusunan dan penataan koleksi, melaksanakan stock opname secara periodik dan penataan denah ruang layanan;
melaksanakan pendataan, pengolahan dan pelaporan statistik perkembangan layanan perpustakaan;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Sub Bidang Pelestarian Bahan Pustaka mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan pemeliharaan, perawatan, pengawetan, perbaikan, penjilidan, reproduksi bahan pustaka;
melaksanakan konsultasi teknis konservasi/pelestarian bahan pustaka;
melaksanakan pendataan, pengolahan dan pelaporan statistik kegiatan pelestarian bahan pustaka;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Kepala Bidang.

Kepala Bidang Deposit, Pengembangan dan Pengolahan Perpustakaan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Bidang;
mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub Bidang ;
mengkoordinasikan para Kepala Sub Bidang;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan kerjasama dengan instansi terkait atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1990 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya rekam serta pedoman dan peraturan lainnya;
melaksanakan pengembangan dan pengolahan bahan pustaka;
melaksanakan inventarisasi, pengolahan karya cetak dan karya rekam serta melestarikan terbitan daerah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat;
melaksanakan penyusunan dan penataan koleksi deposit, bibliografi daerah, karya cetak dan karya rekam, indeks artikel majalah, serta literatur sekunder lainnya;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bidang Deposit mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
mendata seluruh penerbit karya cetak dan karya rekam baik terbitan pemerintah, swasta maupun perorangan yang ada didaerah;
melaksanakan hunting (pelacakan) Karya Cetak dan Karya Rekam terbitan Bali/mengenai Bali;
melaksanakan penerimaan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan/pelestarian dan pemanfaatan terbitan daerah sebagai hasil budaya bangsa baik tertulis, tercetak maupun terekam;
melaksanakan penyusunan dan penataan koleksi Deposit;
melaksanakan penyusunan bibliografi daerah, karya cetak dan karya rekam, indek artikel/majalah, abstrak penelitian, kliping koran/majalah, katalog induk daerah dan literatur sekunder lainnya;
melaksanakan kerjasama penerbitan buku, majalah dan media informasi lainnya mengenai Bali dengan pihak terkait;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Sub Bidang Pengembangan dan Pengolahan Bahan Pustaka mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan seleksi bahan pustaka baik terbitan daerah maupun umum, pengadaan semua jenis bahan pustaka sesuai kebutuhan pemakai jasa perpustakaan;
melaksanakan inventarisasi bahan pustaka dan klasifikasi, ketalogisasi deskripsi, tajuk subyek bahan pustaka baik terbitan daerah maupun umum sesuai sistem/metode yang diberlakukan;
melaksanakan pengolahan, kelengkapan supplies kartu buku sampai buku siap dilayankan, penyimpanan dan pelestarian terbitan daerah baik tertulis, tercetak maupun terekam;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Kearsipan mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Bidang;
mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub Bidang ;
mengkoordinasikan para Kepala Sub Bidang;
menilai prestasi kerja bawahan;
menyelenggarakan pelaksanaan program penilaian dan penyusutan arsip in aktif;
meyelenggarakan telaahan persetujuan jadwal retensi dan pemusnahan arsip;
menyelenggarakan pengelolaan arsip in aktif dan statis;
menyelenggarakan penyusunan dan pengelolaan daftar Pertelaan dan daftar inventaris arsip;
menyelenggarakan pelaksanaan program pemeliharaan dan perawatan arsip dinamis dan statis;
menyelenggarakan pelaksanaan layanan dan publikasi arsip;
menyelenggarakan alih media arsip;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bidang Pengelolaan Arsip mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanaan pengelolaan arsip in aktif dan statis;
melaksanakan penilaian, pemindahan dan pemusnahan arsip;
menyusun telaahan persetujuan jadwal retensi dan pemusnahan arsip;
menerima, menata dan mendiskripsi arsip;
melaksanakan pemeliharaan dan perawatan arsip;
menyusun skema pengaturan dan penyimpanan arsip;
memberikan layanan arsip;
melaksanakan manuver berkas arsip;
melaksanakan pengelolaan daftar Pertelaan dan daftar inventaris arsip;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Sub Bidang Layanan Kearsipan, mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
memberikan layanan dan jasa teknis Kearsipan;
melaksanakan publikasi Kearsipan;
melaksanakan jaringan informasi kearsipan;
menerbitkan naskah sumber arsip;
melaksanakan alih media arsip;
melaksanakan pameran dan pemasyarakatan kearsipan;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Bidang Penataan dan Pelestarian Arsip, mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Bidang;
mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub Bidang ;
mengkoordinasikan para Kepala Sub Bidang;
menilai prestasi kerja bawahan;
menyelenggarakan penelusuran dan pelestarian arsip;
menyelenggarakan pengkoordinasian dan kerjasama kearsipan dengan lembaga-lembaga negara/pemerintah, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, BUMN, BUMD, swasta dan perorangan serta lembaga kearsipan luar negeri;
menyelenggarakan penilaian penyerahan arsip;
menyelenggarakan pemilahan, penyiangan dan pemberkasan arsip;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bidang Penataan, mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan penilaian penyerahan arsip;
melaksanakan koordinasi dan kerjasama kearsipan dengan lembaga-lembaga negara/pemerintah, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, BUMN, BUMD, swasta dan perorangan serta lembaga kearsipan luar negeri;
melaksanakan akuisisi arsip;
melaksanakan fumigasi arsip;
melaksanakan pemilahan, penyiangan dan pemberkasan arsip;
membuat DPAS (Daftar Pertelaan Arsip Sementara), penyerahan arsip;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Sub Bidang Pelestarian mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan penelusuran arsip;
melaksanakan reproduksi arsip;
melaksanakan restorasi dan konservasi arsip;
melaksanakan pengujian bahan-bahan restorasi dan konservasi arsip;
melaksanakan pemeliharaan dan perawatan arsip;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan, mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Bidang;
mengkoordinasikan program kerja masing-masing Sub Bidang ;
mengkoordinasikan para Kepala Sub Bidang;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan kebijakan di bidang pendidikan dan pelatihan, penelitian serta pembinaan dan pengembangan semua jenis perpustakaan dan arsip;
melaksanakan kerjasama antara instansi dan lembaga terkait dalam rangka pembinaan perpustakaan;
menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan kearsipan dilingkungan pemerintah provinsi, kabupaten,kota, instansi vertikal, swasta dan perorangan;
menyelenggarakan kajian dan pengembangan sumber daya kearsipan;
menyelenggarakan kajian produk hukum kearsipan;
menyelenggarakan telaahan arsip tertentu yang bersifat terbuka dan atau tertutup;
melaksanakan pemasyarakatan jabatan fungsional pustakawan dan arsiparis, penilaian angka kredit dan akreditasi jabatan fungsional pustakawan dan arsiparis;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Badan.

Kepala Sub Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Arsip, mempunyai tugas:
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan, menyusun, perumusan bidang pendidikan dan pelatihan sumber daya perpustakaan, arsip, dan calon pustakawan serta arsiparis;
melaksanakan pembinaan teknis terhadap perpustakaan khusus/instansi, perguruan tinggi, sekolah dan perpustakaan umum (kabupaten/kota, kecamatan, desa dan rumah ibadah);
melaksanakan analisis, pembinaan dan bimbingan sumber daya manusia di bidang perpustakaan dan arsip;
mengumpulkan, mengolah data menjadi data dasar perpustakaan dan nomor pokok perpustakaan serta menginformasikan data semua jenis perpustakaan dan arsip;
melaksanakan kerjasama antara instansi dan lembaga terkait dalam rangka pembinaan perpustakaan dan arsip;
melaksanakan kerjasama pendidikan dan pelatihan teknis dibidang perpustakaan dan arsip;
melaksanakan penilaian angka kredit jabatan fungsional pustakawan dan akreditasi jabatan fungsional pustakawan;
melaksanakan kerjasama dengan berbagai lembaga dalam dan luar negeri di bidang pembinaan dan pengembangan perpustakaan, dokumentasi dan informasi;
melaksanakan kerjasama dengan dinas , badan dan lembaga terkait dalam bidang penelitian, pengembangan sistem perpustakaan, pengkajian, informasi dan dokumentasi;
melaksanakan evaluasi terhadap semua jenis perpustakaan dan kearsipan;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kepala Sub Bidang Pengawasan Kearsipan, mempunyai tugas :
menyusun rencana dan program kerja Sub Bidang;
memberikan petunjuk kepada bawahan;
menilai prestasi kerja bawahan;
melaksanakan pembinaan dan pengawasan kearsipan dilingkungan pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, instansi vertikal, swasta dan perorangan;
melaksanakan pengawasan pembinaan lembaga kearsipan Kabupaten/Kota;
melaksanakan pengkajian produk hukum kearsipan;
melaksanakan pembinaan dan pengembangan sumber daya kearsipan;
membuat telaahan arsip tertentu yang bersipat terbuka dan atau tertutup;
melaksanakan penilaian angka kredit jabatan fungsional arsiparis dan akreditasi jabatan fungsional arsiparis;
melaksanakan sistem pengendalian intern;
melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang ditugaskan oleh atasan; dan
melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Bidang.

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Badan sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.

Records management and collecting policies

Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali mempunyai tugas pokok membantu Gubernur dalam menyelenggarakan pemerintahan dibidang perpustakaan dan kearsipan. Untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali menyelenggarakan fungsi antara lain :
1. Merumuskan kebijakan dan melaksanakan pelayanan penunjang di bidang perpustakaan dan kearsipan.
2. Mengelola dan memfasilitasi kewenangan di bidang perpustakaan dan kearsipan.
3. Membina pelaksanaan tugas di bidang perpustakaan dan kearsipan.
4. Melaksanakan pelestarian di bidang perpustakaan dan kearsipan.

Buildings

Holdings

Finding aids, guides and publications

Access area

Opening times

Waktu Layanan :
Senin s/d Kamis : Pkl. 08.00 - 15.15 Wita
Jumat : Pkl. 08.00 - 12.45 Wita
Sabtu : Pkl. 08.00 - 14.30 Wita
Minggu : Pkl. 09.30 - 13.00 Wita
Layanan perpustakaan ditutup hanya pada saat libur nasional dan libur fakultatif seperti Galungan, Kuningan, Pagerwesi, dan libur fakultatif lainnya yang diatur dengan Keputusan Gubernur Bali.

Access conditions and requirements

Syarat-syarat menjadi anggota:
1. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diperoleh di


  • Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali - Jl. Teuku Umar No.55 DENPASAR 80114
  • Formulir online

2. Pas foto berwarna ukuran 2x3 sebanyak 4 lembar
3. Menyerahkan foto kopi identitas diri

  • KTP untuk umum
  • Kartu pelajar untuk SD/MI,SMP/MTS,SMA/SMK/SMEA/MAN
  • KTM untuk mahasiswa

4. Tidak dipungut biaya (gratis)

Calon Anggota kemudian menyerahkan formulir pendaftaran yang telah ditandatangani beserta pas foto, foto kopi identitas diri dan biaya administrasi ke Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali - Jl. Teuku Umar No.55 DENPASAR 80114

Accessibility

Services area

Research services

Reproduction services

Public areas

Control area

Description identifier

Institution identifier

Rules and/or conventions used

Status

Level of detail

Dates of creation, revision and deletion

Language(s)

Script(s)

Sources

Maintenance notes

Access points

Access Points

  • Kearsipan (Thematic area)

Primary contact

Jl. Teuku Umar No. 55
Denpasar, Bali
ID 80114