Item F01-SF02-SE03-B02-item05 - Gadis Solok yang Berpakaian Adat Solok

Gadis Solok yang berpakaian Adat Solok 1

Bagian identitas

Kode referensi

F01-SF02-SE03-B02-item05

Judul

Gadis Solok yang Berpakaian Adat Solok

Tanggal

  • 1945 - 1980 (Akumulasi)

Tingkatan deskripsi

Item

Jumlah dan media

1 lembar

Bagian konteks

Nama pencipta arsip

Riwayat biografi

Lembaga kearsipan di Indonesia, seperti yang kita kenal sekarang ini, secara de facto sudah ada sejak 28 Januari 1892, ketika Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Landarchief. Selama pemerintahan kolonial Jepang (1942 – 1945) Landarchief berganti dengan istilah Kobunsjokan yang ditempatkan di bawah Bunkyokyoku.

Setelah kemerdekaan Republik Indonesia, selama periode 1945 – 1947, Kobunsjokan diambil oleh pemerintah RI dan di tempatkan dalam lingkungan Kementerian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan, dan diberi nama Arsip Negeri, namun pada periode 1947 – 1949, sejak Belanda melancarkan agresi militer yang pertama dan berhasil menduduki wilayah Indonesia di tahun 1947, keberadaan Arsip Negeri diambil alih kembali oleh pemerintah Belanda. Nama Lembaga Arsip Negeri berganti lagi menjadi Landsarchief kembali. Pada tanggal 26 April 1950 melalui SK Menteri PP dan K nomor 9052/B, nama Arsip Negeri berubah menjadi Arsip Negara RIS sampai dengan tahun 1959. Melalui Surat Keputusan Menteri nomor 130433/5, tanggal 24 Desember 1957.

Berdasarkan SK menteri PP dan K nomor69626/a/s nama Arsip Negara berganti menjadi Arsip Nasional. Perubahan ini berlaku surut semenjak 1 Januari 1959. Sejak keluarnya Peraturan Presiden nomor 19 tanggal 26 Desember 1961 tentang Pokok-pokok Kearsipan Nasional. Berdasarkan Keputusan Presiden tersebut, tugas dan fungsi arsip Nasional tidak hanya menyelenggarakan kearsipan statis saja, akan tetapi juga terlibat dalam penyelenggaraan kearsipan baru (dinamis). Berdasarkan Keputusan Presiden RI No.188 tahun 1962, Arsip Nasional RI ditempatkan di bawah Wakil Menteri Pertama Bidang Khusus. Penempatan Arsip Nasional di Bidang Khusus dimaksudkan supaya arsip lebih diperhatikan, karena bidang ini khusus diperuntukkan bagi tujuan penelitian sejarah. Pada tahun 1964 di bawah Kementerian Kompartimen Hubungan dengan Rakyat (Menko Hubra), Arsip Nasional mendapat tugas untuk melakukan pembinaan arsip. Namun demikian, perubahan tersebut tidak mempengaruhi tugas dan fungsi Arsip Nasional sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Presiden No.19 tahun1961. Berdasarkan Keputusan Wakil Perdana Menteri No.08/WPM/BLLP/KPT/1966, Arsip Nasional ditempatkan di bawah Waperdam RI bidang Lembaga-lembaga Politik sampai dengan tahun 1967. Berdasarkan Keputusan Presiden 228/1967 tanggal 2 Desember 1967, Arsip Nasional ditetapkan sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden.

Pimpinan Arsip Nasional RI dari Masa ke Masa
1. DR. R. Soekanto (1951 - 1957)
2. Drs. R. Mohammad Ali (1957 - 1970)
3. Dra. Soemartini (1971 - 1992)
4. DR. Noerhadi Magetsari (1992 - 1998)
5. DR. Mukhlis Paeni (1998 - 2003)
6. Drs. Oman Sachroni, M.Si. (2003 - 2004)
7. Drs. Djoko Utomo, MA (2004 - 2009)
8. M. Asichin, S.H., M.Hum (2010 - 2013)
9. Dr. Mustari Irawan, MPA (2013 - Sekarang)

Riwayat kearsipan

Sumber akuisisi atau penyerahan langsung

Bagian isi dan struktur

Cakupan dan isi

Pakaian Adat Solok

Penilaian, pemusnahan dan jadwal retensi arsip

Akrual

Sistem penataan

Bagian ketentuan akses dan penggunaan

Ketentuan akses

Ketentuan reproduksi

Bahasa bahan arsip

Tulisan bahan arsip

Informasi mengenai Bahasa dan Tulisan

Karakteristik fisik dan persyaratan teknis

Sarana temu balik

Bagian bahan-bahan terkait

Keberadaan dan lokasi arsip asli

Keberadaan dan lokasi kopi arsip

Unit deskripsi terkait

Deskripsi terkait

Bagian catatan

Kode unik alternatif

Jalur akses

Jalur akses subjek

Tempat jalur akses

Nama jalur akses

Jenis jalur akses

Bagian kontrol deskripsi

Kode unik deskripsi

Kode unik lembaga

Aturan dan/atau konvensi yang digunakan

Status

Tingkat kedetilan

Tanggal penciptaan revisi pemusnahan

Bahasa

Tulisan

Sumber

Bagian akuisisi

Subjek yang berkaitan

Orang dan organisasi yang berkaitan

Genre terkait

Tempat-tempat yang berkaitan